Ajarkan aku..

Malam ini terpaksa untuk kesekian kalinya aku menyingkir,

Menghembuskan sesak di dada lewat kepulan asap

Melepas gemuruh lewat tarian jari-jemari

Berbagi kisah ke dunia hanya akan berbuah cemoohan dan menyebutnya sebuah ketololan,

Atau menanggapinya sebagai sebuah lelucon yang samasekali tidak lucu..

Ketololan? Mungkin begitu, Mungkin juga memang takdir..

Sang waktu, ajarkanlah aku cara menumbuhkan dan membangun cinta

Agar dalam perjalanan menelusuri lorong waktu yang tersisa tak pernah ada sesal atas SEBUAH PILIHAN yang terambil dalam situasi yang tanpa pilihan

Ya, bukan sesal..Melainkan tengadah tangan yang terkembang selebar langit maha luas untuk  mengucap syukur yang tak putus-putus..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: