Memungut jejak-jejak pelajaran yang tersisa dari sepenggal perjalanan hidup..

Blog ini cukup lama saya tinggalkan, hampir setahun, selain karena sedang miskin ide dan semangat yang sedang memudar juga karena membiarkan diriku menjadi korban serangan situs jejaring sosial  bernama Facebook.

Kembali menulis disini..ah..rasanya seperti pulang kampung, pulang ke rumah sendiri.

Dan ini tulisan (mungkin tepatnya curhat ) pertama yang saya buat setelah balik ke Batam. Delapan bulan di Batam. Waktu yang cukup singkat dalam sebuah mata rantai perjalanan hidup puluhan tahun. Bulan-bulan yang saya lalui dengan berbagai cerita kehidupan. Cerita tentang semangat hidup, pengetahuan baru, cerita ketakutan dan penyesalan, kisah pertobatan, kisah sukses dan cerita kegagalan, cerita penuh senyum dan tangis, sebuah periode yang sungguh terlalu singkat untuk merangkum sebuah kisah lengkap perjalanan hidup manusia. Dan sungguh saya tidak sedang berkata-kata berlebihan dan mendramatisir ketika mengatakan itu..

Sayang, saya tidak tidak cukup bijak memungut jejak-jejak pelajaran yang tertinggal darinya..

…Rasanya seperti sedang memanjat pohon berbuah lebat, berusaha meraih buah ranumnya..Dan ketika tanganmu hampir menyentuh buahnya untuk selanjutnya kamu masukkan ke dalam mulut lalu menerbangkan dahagamu ke langit tanpa batas..tiba-tiba saja angin bertiup kencang,membadai..membetot genggamanmu dari cabang2 pohon.. lalu menghempaskanmu ke tanah berbatu yang rumputpun enggan tumbuh di atasnya..

Bersambung..

One Response

  1. awal percikan permenungan yang baik….tetap semangat!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: