<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tentang Blog ini Dan Hariara</title>
	<atom:link href="http://hariara.wordpress.com/about/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hariara.wordpress.com</link>
	<description>Don't bite off more than you can chew..</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Jun 2009 17:17:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Johansensilalahi</title>
		<link>http://hariara.wordpress.com/about/#comment-106</link>
		<dc:creator>Johansensilalahi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2009 08:46:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-106</guid>
		<description>hariara selain tinggi dan rindang daunnya podomanni uluk doi dibonana...ha..haa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hariara selain tinggi dan rindang daunnya podomanni uluk doi dibonana&#8230;ha..haa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Desy Pardede</title>
		<link>http://hariara.wordpress.com/about/#comment-77</link>
		<dc:creator>Desy Pardede</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 05:07:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-77</guid>
		<description>Sebagai seorang istri dari marga Pasaribu, dan yang dilahirkan oleh boru Lubis, pengen sich mau lihat &quot;Hariara&quot; itu..., masih ada nggak?? hahaha...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai seorang istri dari marga Pasaribu, dan yang dilahirkan oleh boru Lubis, pengen sich mau lihat &#8220;Hariara&#8221; itu&#8230;, masih ada nggak?? hahaha&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bersama Toba</title>
		<link>http://hariara.wordpress.com/about/#comment-70</link>
		<dc:creator>Bersama Toba</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 15:59:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-70</guid>
		<description>Horas...
Hariara, berarti kuat dan untuk perlindungan

Salam kenal

Admin http://bersamatoba.com
Ivan N70 Blogger Batak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Horas&#8230;<br />
Hariara, berarti kuat dan untuk perlindungan</p>
<p>Salam kenal</p>
<p>Admin <a href="http://bersamatoba.com" rel="nofollow">http://bersamatoba.com</a><br />
Ivan N70 Blogger Batak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yosevanny</title>
		<link>http://hariara.wordpress.com/about/#comment-67</link>
		<dc:creator>yosevanny</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 07:17:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-67</guid>
		<description>sebagai boru pasaribu, pengen juga seh liat pohon itu, tapi kapan ya?????

horas,

vanny pasaribu


&lt;blockquote&gt;Hariara: Wah..niat yang bagus..harus ditunaikan itu :)&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebagai boru pasaribu, pengen juga seh liat pohon itu, tapi kapan ya?????</p>
<p>horas,</p>
<p>vanny pasaribu</p>
<blockquote><p>Hariara: Wah..niat yang bagus..harus ditunaikan itu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Togar Silaban</title>
		<link>http://hariara.wordpress.com/about/#comment-38</link>
		<dc:creator>Togar Silaban</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 01:30:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-38</guid>
		<description>Tancapkan lebih dalam akarmu, supaya semakin kokoh dan semakin tinggi berdiri untuk melindungi lebih banyak orang yang bernaung dibawahmu. 
BTW Jangan seperti &quot;beringin&quot; jaman lalu yang semula dimaksudkan pelindung tapi salah kaprah.
Horas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tancapkan lebih dalam akarmu, supaya semakin kokoh dan semakin tinggi berdiri untuk melindungi lebih banyak orang yang bernaung dibawahmu.<br />
BTW Jangan seperti &#8220;beringin&#8221; jaman lalu yang semula dimaksudkan pelindung tapi salah kaprah.<br />
Horas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tobadreams</title>
		<link>http://hariara.wordpress.com/about/#comment-37</link>
		<dc:creator>tobadreams</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 04:17:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-37</guid>
		<description>Hariara adalah simbol penjaga mistis setiap kampung di bonapasogit di masa lalu. Barangkali itulah pohon yang derajadnya paling tinggi di antara semua pohon yang dikenal Bangso Batak.

salam kenal lae

Horas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hariara adalah simbol penjaga mistis setiap kampung di bonapasogit di masa lalu. Barangkali itulah pohon yang derajadnya paling tinggi di antara semua pohon yang dikenal Bangso Batak.</p>
<p>salam kenal lae</p>
<p>Horas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sahat</title>
		<link>http://hariara.wordpress.com/about/#comment-18</link>
		<dc:creator>sahat</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jun 2007 06:49:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-18</guid>
		<description>Chan udah ikut milis parsoburan itu belum , kalau belum daftar lewat blogku saja udah ada disana fasailitas daftarnya, oh ya ym mu apa yah ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Chan udah ikut milis parsoburan itu belum , kalau belum daftar lewat blogku saja udah ada disana fasailitas daftarnya, oh ya ym mu apa yah ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Charly Silaban</title>
		<link>http://hariara.wordpress.com/about/#comment-8</link>
		<dc:creator>Charly Silaban</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 May 2007 02:06:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-8</guid>
		<description>Semoga blog ini juga menganut filosofi hariara, mengakar kuat dan memberikan wacana-wacana yang rimbun bagi pembacanya. Terus menulis dan salam kenal lae.. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga blog ini juga menganut filosofi hariara, mengakar kuat dan memberikan wacana-wacana yang rimbun bagi pembacanya. Terus menulis dan salam kenal lae.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tanobatak</title>
		<link>http://hariara.wordpress.com/about/#comment-7</link>
		<dc:creator>tanobatak</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 May 2007 12:36:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-7</guid>
		<description>Hariara dikenal juga sebagai media Partungkoan sebelum kampung memiliki sopo partungkoan. Mereka berteduh sambil membahas masalah kemasyarakatan. Tentu saja hariara yang ditanam di Harbangan Huta. Tidak identik dengan tempat pamelean, karena acara doa &quot;partonggoan&quot; dilakukan dibawah pohon rindang di partungkoan itu karena pada jamannya belum ada tenda atau balairung.

Ada cerita unik tentang haiara.
Ketika seorang petani pulang dari ladang membawa buah labu (jelok) dia berteduh dibawah pohon hariara sambil tiduran. Dia melihat keatas pohon dan menyaksikan burung pemakan buah sedang rebutan buah yang matang.

Pada saat itu dia berpikir bahwa Tuhan Tidak adil, karena pohon hariara begitu besar namun diberi buah yang kecil-kecil. Sementara labu tidak memiliki pohon diberi buah yang besar sehingga tidak mampu berdiri.

Dia tidak mendapat jawaban hingga dia tertidur pulas.
Tibatiba dia dikejutkan oleh benda yang jatuh pada wajahnya, buah haiara yang matang dan lembut.
Dia tersentak dan sadar, seraya mohon ampun kepada Tuhan bahwa apa yang diciptakannya sudah tepat. 
Dia berpikir jernih bahwa seandainya buah hariara sebesar buah labu, mungkin dia sudah mati atau setidaknya celaka.

Orang batak yang martungko dibawah hariara tidak takut ditimpa dahan patah atau buah yang jatuh sehingga aman dan nyaman tempat berlindung.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hariara dikenal juga sebagai media Partungkoan sebelum kampung memiliki sopo partungkoan. Mereka berteduh sambil membahas masalah kemasyarakatan. Tentu saja hariara yang ditanam di Harbangan Huta. Tidak identik dengan tempat pamelean, karena acara doa &#8220;partonggoan&#8221; dilakukan dibawah pohon rindang di partungkoan itu karena pada jamannya belum ada tenda atau balairung.</p>
<p>Ada cerita unik tentang haiara.<br />
Ketika seorang petani pulang dari ladang membawa buah labu (jelok) dia berteduh dibawah pohon hariara sambil tiduran. Dia melihat keatas pohon dan menyaksikan burung pemakan buah sedang rebutan buah yang matang.</p>
<p>Pada saat itu dia berpikir bahwa Tuhan Tidak adil, karena pohon hariara begitu besar namun diberi buah yang kecil-kecil. Sementara labu tidak memiliki pohon diberi buah yang besar sehingga tidak mampu berdiri.</p>
<p>Dia tidak mendapat jawaban hingga dia tertidur pulas.<br />
Tibatiba dia dikejutkan oleh benda yang jatuh pada wajahnya, buah haiara yang matang dan lembut.<br />
Dia tersentak dan sadar, seraya mohon ampun kepada Tuhan bahwa apa yang diciptakannya sudah tepat.<br />
Dia berpikir jernih bahwa seandainya buah hariara sebesar buah labu, mungkin dia sudah mati atau setidaknya celaka.</p>
<p>Orang batak yang martungko dibawah hariara tidak takut ditimpa dahan patah atau buah yang jatuh sehingga aman dan nyaman tempat berlindung.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Candra Hariara</title>
		<link>http://hariara.wordpress.com/about/#comment-5</link>
		<dc:creator>Candra Hariara</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 May 2007 07:29:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-5</guid>
		<description>&lt;strong&gt;osinaga :&lt;/strong&gt;
&lt;blockquote&gt;disamping indah dan hijaunya rerimbunan dedaunan, kicau burung yang lucu, tupai dan musang yg bermain terkadang juga di rerimbunan hariara bersarang ular-ular berbisa yang mematikan  salah satu sisi lain dari hariara …. salam kenal lae … &lt;/blockquote&gt;
Hmm..ya..juga sih Lae...:) tapi bukankah ular lambang habisuhon :) ?   
Salam hangat...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>osinaga :</strong></p>
<blockquote><p>disamping indah dan hijaunya rerimbunan dedaunan, kicau burung yang lucu, tupai dan musang yg bermain terkadang juga di rerimbunan hariara bersarang ular-ular berbisa yang mematikan  salah satu sisi lain dari hariara …. salam kenal lae … </p></blockquote>
<p>Hmm..ya..juga sih Lae&#8230;:) tapi bukankah ular lambang habisuhon <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ?<br />
Salam hangat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
